Fungsi-fungsi PHP untuk MySql
Php menyediakan berbagai macam fungsi, antara lain adalah fungsi-fungsi untuk melakukan komunikasi dengan DBMS MySQL, PHP dan MySQL merupakan pasangan yang paling serasi, PHP menyediakan secara khusus fungsi-fungsi untuk komunikasi dengan MySQL, sedangkan MySQL adalah dbms yang sejak semula memang diciptakan untuk aplikasi internet.
Beberapa contoh fungsi MySQL
* Mysql_connect() à membuka koneksi dengan server MySQL.
* Mysql_pconnect() à membuka koneksi persitent dengan server MySQL.
* Mysql_select_db() à mmeilih database MySQL
* Mysql_query() à mengirimkan query ke server MySQL
* Mysql_db_query () à mengirimkan query kr server Mysql
* Mysql_num_rows() à mengambil bnayak baris yang diperoleh operasi SELECT.
* Mysql_fetch_array () à mengambil hasil perbaris sebagai array asosiatif, numeric atau keduanya.
* Mysql_fetch_assoc () à mengambil hasil perbaris sebagai array assosiatif saja.
* Mysql_insert_id () à mengambil nomor auto_increment perintah INSERT terakhir.
* Mysql_affected_rows () à mengambil jumlah baris yang terpengaruh operasi MySQL sebelumnya.
* Mysql_errno () à mengambil nomor error dari operasi MySQL sebelumnya
* Dan lain-lain
Membaca dan menampilkan data table MySQL
Seperti pada aplikasi MySQL, sebenarnya ahrus diberitahukan letak DBMS server MySQL dengan menyebutkan alamat host-nya, misalnya C:\>mysql –hlocalhost –uroot –ptriadpass. Demikian juga pada waktu php akan melakukan koneksi harus melalui ritual yang sama yaitu memanggil fungsi : mysql_connect(“localhost”,”root”,”triadpass”). Setelah itu sebelum membuka tabel yang kita buat, pemakai harus masuk ke database yang menampung tabel tersebut. Jika pada aplikais MySQL client menggunakan perintah USE coba, pada PHP digunakan fungsi : mysql_select_db(“coba”). Selanjutnya untuk melakukan query dapat dilakukan dengan fungsi mysql_query().
Tidak ada komentar:
Posting Komentar